Tempatnya bibit berkualitas, harga murah
0 itemsRp 0

Tidak ada produk di keranjang.

Tanaman Belimbing Dewi

Rp 90.000

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Averrhoa Carambola ini dapat tumbuh subur pada daerah dataran rendah dengan ketinggian ideal berkisar antara 100 – 500 mdpl, beriklim tropis dengan suhu udara sekitar 25 – 35°C. Pohon belimbing dewi sebenarnya dapat tumbuh di hampir semua jenis tanah. Namun jika menginginkan hasil yang lebih maksimal sebaiknya ditanam pada jenis tanah yang subur, gembur, dan banyak mengandung unsur hara.

Budidaya tanaman belimbing dewi ini tergolong mudah karena tidak memerlukan perawatan khusus dan biaya yang mahal. Untuk menunjang pertumbuhaannya, lakukan penyiraman setiap dua kali sehari pagi dan sore (disesuaikan dengan kondisi cuaca) serta pembersihan gulma (tanaman pengganggu) yang tumbuh disekitar tanaman.

Compare

Pohon belimbing dewi ini memiliki karakteristik yang mirip dengan pohon belimbing pada umumnya. Batang pohonnya berkayu dan bisa tumbuh mencapai tinggi sekitar 5 meter dengan jumlah percabangan yang banyak. Daunnya berukuran kecil, berbentuk oval memanjang dan berwarna hijau dengan tangkai daun yang pendek. Untuk bunganya sendiri berjenis majemuk dan biasa muncul pada bagian ketiak daun atau pada batang yang sudah tua.

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Averrhoa Carambola ini dapat tumbuh subur pada daerah dataran rendah dengan ketinggian ideal berkisar antara 100 – 500 mdpl, beriklim tropis dengan suhu udara sekitar 25 – 35°C. Pohon belimbing dewi sebenarnya dapat tumbuh di hampir semua jenis tanah. Namun jika menginginkan hasil yang lebih maksimal sebaiknya ditanam pada jenis tanah yang subur, gembur, dan banyak mengandung unsur hara.

Penanaman bibit belimbing dewi harus dilakukan pada lahan terbuka yang mendapatkan sinar matahari penuh sepanjang hari. Hal ini bertujuan agar proses fotosintesis pada tanaman dapat berjalan lancar. Jika ditanam dikebun, pastikan kebun tersebut memiliki sistem drainase (pengairan) yang baik agar tidak ada air yang menggenang di sekitar tanaman karena dapat menyebabkan akar menjadi mudah terserang hama dan penyakit.

Budidaya tanaman belimbing dewi ini tergolong mudah karena tidak memerlukan perawatan khusus dan biaya yang mahal. Untuk menunjang pertumbuhaannya, lakukan penyiraman setiap dua kali sehari pagi dan sore (disesuaikan dengan kondisi cuaca) serta pembersihan gulma (tanaman pengganggu) yang tumbuh disekitar tanaman.

Selain itu, lakukan juga pemangkasan terhadap cabang yang tumbuh tidak normal, terlalu berhimpitan, dan yang terserang hama penyakit. Pemupukan merupakan salah satu hal terpenting yang tidak boleh ditinggalkan dalam budidaya belimbing dewi. Untuk pemupukannya sendiri dapat dilakukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk kandang dan dibantu dengan pupuk NPK.

Jika sekiranya pohon belimbing sudah memasuki masa berbuah, pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk ZPT (zat perangsang tumbuh) untuk memacu munculnya bunga dan buah. Dosis pemberian pupuk ZPT sebaiknya disesuaikan dengan umur tanaman.

Selain itu, budidaya tanaman belimbing dewi juga merupakan sebuah peluang bisnis yang sangat menggiurkan. Hal ini dikarenakan selain memiliki rasa buah yang manis, tanaman belimbing jenis ini juga dikenal bersifat genjah (mudah berbuah) dan dapat berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Jika dirawat dengan baik, bibit belimbing dewi biasanya akan mulai berbuah saat sudah berumur 1-2 tahun sejak penanaman (bibit hasil okulasi/cangkok).

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Tanaman Belimbing Dewi”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *